Januari 24, 2018 MITOS DI KOREA : TENTANG CINTA ABADI

MITOS DI KOREA : TENTANG CINTA ABADI

Sharing is caring!

CINTA ABADI.. ? Adakah itu? Mungkin itu ?

Menjawab pertanyaan di atas pastilah ingat dengan dongeng atau legenda-legenda. Miasalnyanya Kais dan Laila, Rama dan sinta atau Rome dan Juliet. Pada kesempatan ini aku hanya mengulang ceritaku dan tentang mitos di Korea. Ternyata di Koreapun juga banyak mitos-mitos yang diyakini oleh warganya.

Beberapa tahun yang lalu, saat aku  dalam perjalanan dari Bali ke Narita Jepang, di pesawat itu aku dikejutkan oleh seorang gadis,  “Excuse me ” katanya. Segera saya mempersilahkannya untuk duduk. ” Bisa bahasa Jepang? ”  tanyanya padaku dalam bahasa Indonesia. ” Maaf, saya tidak bisa bahasa Jepang, karena saya akan ke Korea”. Seterusnya kami berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, walaupun saya tahu ia juga sangat terbatas sekali bahasa Indonesianya.Namun dia meyakinkanku bahwa dia sangat menyukai Indonesia dan mempertaruhkan kehidupannya untuk Indonesia.  Tapi gadis Naomi itu tidak lama bersamaku, pagi itu kami harus berpisah di bandara Narita. Lambaian tangannya yang nampak semakin  jauh dari pandanganku menyisakan tafsir-tafsir saja, tentang kecintaan kita pada tanah air, cinta pada budaya dan sebagainya. Selebihnya saya waktu itu harus bertarung dengan perjalanan hidup di Korea.

Sejenak mengingatkanku dengan film “virgin snow” ( 첮눈 ) yang dibintangi oleh Lee jun ki bersama dengan Aoi Miyazaki. Film itu telah lama beredar dan telah banyak dijelaskan alur ceritanya, namun yang menarik bagi saya adalah dialog tentang mitos dalam percintaan itu.

Di Jepang, kalau pasangan kekasih naik sampan, dalam mitos,  maka cintanya akan bubar. Sedangkan di Korea juga ada mitos  yang dihubungkankan dengan sebuah tempat yang dinamakan dengan Doldam gil ( jalan Duldam ), yaitu sebuah jalan di depan Istana Deoksu  di kota Seoul. Namun juga ada mitos di Korea kalau sepasang kekasih pergi bersama saat turun salju pertama ( first snow ) maka mereka akan bahagia dan cintanya akan abadi.

Cerita serupa banyak juga di negeri kita, Indonesia. Di Jawa Tengah ada tempat yang terkenal yaitu Candi Prambanan. Masih ingat bukan ? tempat yang dihubungkan dengan kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Konon ada yang meyakini, kalau pasangan kekasih pergi ke Candi Prambanan, maka cintanya akan cepat putus.

Ada juga yang menghubungkan putus cinta itu dengan pemberian atau hadiah. Bila salah satu pasangan memberikan hadiah berupa Pakaian maka cintanya cepat bubar. Sebagian lagi menyatakan hadiah yang berupa sapu tangan, parfum atau pakaian yang dirajut sendiri.

virgin_snow-copy1Semua itu adalah mitos. Bukan pantangan dan juga bukan pula kepastian. Sebagai orang yang percaya kepada kekuasan Tuhan, tentu kita harus menyerahkan sepenuhnya kepadaNya tanpa ada keraguan sedikitpun. Dan selalu berdoa mudah-mudahan cinta membawa hati selalu bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares